KONFIGURASI DHCP SERVER MIKROTIK ROUTERBOARD

 Penulis: Prianauval amanullah

1. Pengertian DHCP Server.

  DHCP Server (Dynamic Host Configuration Protocol Server ) adalah sebuah perangkat lunak atau layanan di jaringan komputer yang memberikan pengaturan konfigurasi jaringan otomatis kepada perangkat klien yang terhubung ke jaringan tersebut. Umumnya DHCP digunakan untuk mengalokasikan alamat IP (IP address) di dalam sebuah jaringan. Jika tidak menggunakan DHCP, alamat IP harus diberikan secara manual ke setiap komputer dalam jaringan lokal. Jika DHCP diaktifkan dalam jaringan lokal, semua komputer yang terhubung ke jaringan akan secara otomatis mendapatkan alamat IP dari server DHCP. Selain alamat IP, DHCP juga dapat memberikan banyak parameter jaringan lainnya, seperti gateway default dan server DNS.

2. Konfihurasi DHCP Server.

 Pengaturan DHCP pada Mikrotik sangat mudah dilakukan melalui antarmuka web RouterOS. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

-Masuk ke antarmuka web RouterOS dengan mengetikkan alamat IP Mikrotik pada browser.

-Klik menu IP > DHCP Server.

-Pada tab "Networks", klik tombol "+" untuk menambahkan jaringan yang akan diberikan alamat IP melalui DHCP.

-Isikan informasi jaringan, seperti alamat IP, subnet mask, dan gateway.

-Pada tab "DHCP Server", klik tombol "+" untuk menambahkan pool alamat IP yang akan digunakan oleh DHCP.

-Isikan informasi pool alamat IP, seperti range alamat IP yang akan digunakan, waktu lease (berapa lama alamat IP akan digunakan oleh perangkat) dan DNS server yang akan digunakan oleh perangkat yang terhubung.

-Klik tombol "Apply" untuk menyimpan pengaturan.

Setelah pengaturan DHCP selesai dilakukan, perangkat yang terhubung ke jaringan yang ditentukan akan secara otomatis menerima alamat IP dari DHCP server Mikrotik. Anda juga dapat melakukan monitoring perangkat yang terhubung melalui menu IP > DHCP Server > Leases. Itu adalah beberapa langkah dasar untuk mengatur DHCP pada Mikrotik. Selain fitur DHCP, Mikrotik juga menyediakan banyak fitur lain yang dapat digunakan untuk mengelola jaringan, seperti Firewall, Hotspot, dan lain-lain.

3. Pengujian DHCP Server.

Alat dan Bahan:

1. Router 1 unit

2. Kabel UTP 1 buah

3.PC 2 unit

Langkah praktikum:


1. Akses Router menggunakan WinBox


2. Ubah Hostname/Identity sesuai NAMA LENGKAP masing-masing


3. Beri Komentar untuk masing-masing Ethernet yang digunakan

Ether1 = Internet

Ether2 = Lokal 1

Ether3 = Lokal 2








4. Konfigurasi DHCP Client pada Ether1 untuk mendapatkan IP dari ISP


5. Konfigurasi DNS


6. Konfigurasi IP Address

Ether2 = 172.16.1X.1/24

Ether3 = 172.16.2X.1/24

X = Nomor Absen/Daftar Hadir


7. Konfigurasi NAT

Chain = srcnat

Out. Interface = ether1

Action = masquerade



8. Konfigurasi DHCP Server pada Ether2 dan Ether3




9. Lakukan Pengujian dari Mikrotik IP -> DHCP Server -> Leases (jika berhasil akan muncul IP yang diterima PC1 dan PC2)


10. Lakukan Pengujian pada PC 1


11. Lakukan Pengujian pada PC 2


Daftar pustaka

[1] Annisa Medina Sari. 2023. DHCP Server, Pengertian,  https://fikti.umsu.ac.id/dhcp-server-pengertian-fungsi-dan-cara-kerja/. Diakses pada 22 Agustus 2023 Pukul 13.54 WIB


[2]ddimas, januari,2023 Cara Setting IP DHCP Server di Mikrotik RouterOS. https://datautama.net.id/v2021/index.php/en/knowledge/21-cara-setting-ip-dhcp-server-di-mikrotik-routeros Diakses pada 22 Agustus 2023 Pukul 13.54 WIB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi (3)Vlan Menggunakan Mikrotik

MANAJEMEN USER DAN BANDWITH DENGAN HOSTPOT MIKROTIK

IMPLEMENTASI VLAN DI MIKROTIK